PELUANG USAHA Usaha Budidaya Laut

Usaha Budidaya Laut

Potensi pengembangan budidaya laut Kabupaten Buleleng cukup besar diperkirakan sekitar 1000 Ha tersebar di seluruh pantai Buleleng, namun pemanfaatannya masih kecil sekali dan baru dimanfaatkan di beberapa daerah saja. Dari potensi yang ada dapat diperuntukkan semua komoditas laut yang ada, kecuali budidaya mutiara dan rumput laut memerlukan kelimpahan plankton dalam perairan antara lain potensi untuk budidaya kerapu 500 Ha, Mutiara 250 Ha, Rumput laut 250 Ha. Daerah yang baru memanfaatkan adalah di Gerokgak, Seririt, Tejakula dan Kubutambahan. Komoditas utama usaha budidaya laut adalah Rumput laut, Kerapu, Bandeng dan Mutiara. Sekala Usaha Budidaya masih sederhana teratama budidaya Rumput laut dengan jenis utamanya adalah Euchema Cottonii dengan menggunakan metode terapan longline.

Gambar 7 . Rumput Laut

Usaha budidaya kerapu dan Bandeng merupakan usaha padat modal umumnya menggunakan metode keramba jaring apung, sedangkan mutiara menggunakan metode long line.

Gambar 8 . Budidaya Kerapu

Untuk budidya kerapu dari potensi 500 Ha telah dimanfaatkan baru 52.34 Ha sehingga peluang usaha masih terbuka seluas 447,66 Ha. Sedangkan untuk budidaya Mutiara dari potensi 250 Ha, yang telah dimanfaatkan baru 183 Ha, sehingga masih terbuka peluang usaha lagi 67 Ha. Demikian pula budidaya Rumput laut dari potensi 500 Ha, baru dimanfaatkan seluas 252,3 Ha, sehingga peluang usaha masih terbuka lagi 247,7 Ha.

Gambar 9 . Budidaya Mutiara dan Hasil Pasca Panen

<!-- @page { margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } -->

Gambar 10. Perhiasan dari Mutiara