Komoditas utama usaha budidaya tambak adalah udang windu, udang putih, dan Udang Panamea. Potensi tambak di Kabupaten Buleleng seluas 500 Ha, tersebar di 4 Kecamatan dengan Kecamatan terluas Gerokgak 445 Ha, Seririt 19 Ha, Kubu Tambahan 10 Ha, Tejakula 26 Ha. Usaha budidaya tambak umunya telah menggunakan teknologi maju (10 pengusaha) lahan yang telah dibuka seluas 278 Ha dan relisasi penebaran seluas 155,3 Ha tahun 2008 dengan pencapaian produksi 949,5 ton. Peluang dibidang budidaya tambak masih cukup tersedia antara lain dengan pemanfaatan yang telah dibuka (406,3 Ha). Budidaya tambak ini mempunyai prospek yang cukup baik, terutama sebagai pemasok udang sebagian besar untuk eksport dan penting dalam penyediaan umpan hidup bagi penangkapan ikan tuna bandeng yang berukuran 15-20 cm.
Gambar 6 . Tambak Udang